Shanghai, RRT, Selasa, 26 Oktober 2010
Sambutan pada Peninjauan Pavilion Indonesia di The World Expo 2010
TRANSKRIPSI
SAMBUTAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
PADA ACARA
PENINJAUAN PAVILION INDONESIA DI THE WORLD EXPO 2010
SHANGHAI, RRT
26 OKTOBER 2010
Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang saya hormati para menteri, para anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia,
Yang Mulia wakil Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok,
Yang Mulia Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, para pimpinan dunia Usaha atau mitra kita di World Expo Shanghai ini, saudara Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok,
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama berada di rumah kita, Pavilion Indonesia yang amat kita cintai dan kita banggakan. Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini untuk terlebih dahulu dan ini yang paling penting mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah bisa menampilkan wajah Indonesia di World Expo Shanghai, China pada tahun 2010 ini.
Apa yang telah disampaikan oleh Menko Perekonomian tadi atau oleh Menteri Perdagangan kemarin betapa pavilion kita salah satu yang menjadi favorit dari para pengunjung, ditinjau dari jumlah pengunjung yang insya Allah akan mencapai delapan juta tadi. Itu semua dapat terwujud karena semangat, tekad, kerja keras, kebersamaan dari saudara semua. Oleh karena itu, tidak keliru kalau atas nama negara, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada saudara semua.
Saya bangga, saya senang bahwa anak-anak bangsa, apa pun profesinya bersatu ini Tiongkok ini, untuk sekali lagi, menampilkan wajah negeri yang kita cintai. Kita semua tahu bahwa Indonesia sering disebut sebagai the least-understood country, banyak kesalahan persepsi tentang Indonesia. Saatnya telah tiba kita bisa memperkenalkan diri kita kepada dunia, siapa sesungguhnya Indonesia. Oleh karena itu, setiap upaya untuk menjadi duta bangsa seperti apa yang kita lakukan di Shanghai ini sangat penting untuk sekali lagi, Indonesia benar-benar menjadi bagian dari masyarakat dunia yang makin dinamis sekarang ini.
Dunia tidak semua mengikuti perkembangan di negeri kita. Perkembangan ekonominya, perkembangan politiknya, perkembangan budayanya, sejarahnya, peradabannya dan lain-lain. Kitalah yang harus aktif untuk memperkenalkan diri kita. Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, kita sekarang telah menjadi anggota G-20. Kita telah berkiprah di banyak sekali di wilayah dunia ini. Oleh karena itu, marilah apa yang telah kita capai ini terus kita tingkatkan di dalam negeri, sambil kita meningkatkan peran internasional kita di mana pun di wilayah dunia ini.
Saudara-saudara,
Kita menyaksikan World Expo di Shanghai ini besar. Barangkali semua setuju dengan saya, bahwa kita juga terispirasi untuk melakukan hal yang sama di negeri kita, dalam arti membangun berbagai kegiatan yang bisa menunjukkan kisah sukses dan kebesaran kita. Oleh karena itu, dengan menimba dan belajar apa yang dilakukan oleh Tiongkok dalam menyelenggarakan World Expo ini, insya Allah di masa depan, kita juga bisa melakukan event international seperti ini, dengan sukses yang tidak kalah dengan yang dilakukan oleh Tiongkok.
Saya juga ingin apa yang kita lakukan di Tiongkok ini sekaligus bisa meningkatkan persahabatan, kerja sama dan kemitraan kita dengan Republik Rakyat Tiongkok. Sekarang ini dengan ditandatanganinya Strategic Partnership antara Presiden Hu Jintao dengan saya pada tahun 2005, kerja sama dan persahabatan kedua negara telah tumbuh berkembang dengan pesat, yang membawa keuntungan bersama, baik bagi Tiongkok maupun bagi Indonesia. Marilah kita jaga dan kita kembangkan persahabatan, kerja sama dan kemitraan ini di masa depan, dengan menemukan berbagai peluang baru bagi kerja sama yang baru pula.
Kita juga perlu memperkenalkan diri kita kepada masyarakat dunia. Indonesia is changing. Indonesia boleh mengatakan sekarang sebagai the land of diversity, of hope, and of progress. Oleh karena itu, mari tidak kita sia-siakan peluang sejarah ini untuk di satu sisi membangun negeri kita menuju masa depan yang lebih baik, sekaligus menjalin persahabatan dan kerja sama dengan semua bangsa di dunia dan utamanya dengan Republik Rakyat Tiongkok di mana sekarang kita menyelenggarakan World Expo di Shanghai ini.
Itulah saudara-saudara, yang dapat saya sampaikan. Sekali lagi, terima kasih dan penghargaan saya. Saya bangga kepada saudara semua. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menuntun perjalanan bangsa kita menuju masa depan yang cerah, yang kita idam-idamkan bersama.
Sekian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
*****
Biro Pers dan Media
Rumah Tangga Kepresidenan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar